Monday, March 31, 2014

Kerang Darah Paling Disukai

pertaniandanpeternakanku.blogspot.co.id

Di Jakarta, tidak sedikit restoran kaki lima yang mengandalkan kerang rebus sebagai menu utama dagangannya.


Kerang itu disajikan setelah direbus beberapa menit. Perebusannya dilakukan dengan cara mencelupnya hidup-hidup dalam air mendidih. Kerang yang sudah masak dagingnya, dengan sendirinya akan terbuka kedua cangkangnya.


Kerang itu dihidangkan kepada pembeli ketika masih panas. Pembeli mengorek dagingnya pakai garpu, lalu menikmati kelezatannya setelah daging kerang dicelup dalam saos sambal atau bumbu lainnya.

<a href="http://pertaniandanpeternakanku.blogspot.com/">Menu Kerang Darah</a>

Paling Disukai

"Kerang darah merupakan kerang yang paling disukai konsumen dan banyak diminta pengusaha restoran," kata Samin B.K., pemasok dan pengumpul kerang dari Desa Rawameneng, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang. Disebut kerang darah, karena dagingnya merah seperti darah. Rasanya lembut, gurih, tak ada rasa kersik seperti ada pasir yang banyak terdapat pada kerang jenis lainnya.

Sayangnya kerang darah hanya tersedia musiman, karena merupakan hasil tangkapan dari alam. Kalau sedang banyak, kerang itu tersedia amat banyak. Kalau sedang tak ada, sulit dicari.

Diganti yang lain

Kerang darah mutu super banyak dicari orang yang betul-betul mengerti kerang, karena rasanya yang lezat. Kerang ini mudah dikupas kalau direbus pasti membuka cangkangnya.

Kalau persediaan kerang darah, sedang kosong, pengusaha restoran sering mengganti kerang darah dengan kerang bulu bulat atau kerang bulu mencos, yang ukuran kerangnya setara atau bahkan lebih besar daripada kerang darah mutu super yang panjangnya sekitar 3-6 cm. Kerang pengganti itu rasa dagingnya tidak selezat daging kerang darah.

Harga kerang darah paling tinggi dibandingkan kerang lainnya. Alasannya kerang darah memang lebih enak rasanya dibandingkan jenis kerang lain. Kerang darah memiliki daya tahan hidup yang tinggi. Kerang darah kuat hidup sampai tiga hari, tapi kerang lain daya tahan hidupnya sangat rendah, cuma sekitar satu hari. Dengan demikian risiko ruginya tinggi, bila kerang lain itu tidak terjual hari itu juga.

Budidaya Kerang Darah


Kerang Darah ini mulai dibudidayakan petani tambak di Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu. Media budidaya peternakan Kerang Darah yang dilakukan warga setempat adalah lahan tambak. Untuk membudidyakaan 1 hektar Kerang Darah  diperlukan sekitar 2 ton bibit Kerang Darah yang banyak dijual warga sekitar.

Menurut Dartim, 48 warga Kecamatan Cantigi, budidaya Kerang Dara hingga dipanen membutuhkan waktu selama 5 bulan. Bibit Kerang Dara yang semula bobotnya hanya 2 ton dilahan tambak, setelah dibudidaya beratnya mencapai 6 hingga 8 ton dengan harga penjualan yang bervariasi sekitar antara Rp8 ribu hingga Rp12 ribu per Kg.


Selama melakukan budidaya kata Dartim bibit Kerang Darah itu mencari sumber makanan sendiri dari plankton-plankton yang terbawa masuk air laut. Oleh karena itu selama melakukan budidaya Karang Darah, petani tambak tidak perlu menyiapkan  pakan lagi.

Selain tak perlu menyiapkan pakan, resiko kematian bibit Kerang Darah selama dalam proses budidaya itu  sangat kecil. “Pokoknya nyaris tidak ada seekor pun Kerang Darah yang mati karena misalnya rebutan pakan atau dimangsa hewan lain,” katanya.

Lihat juga : - Rahasia Kecantikan Gadis Priangan                      - Biawak Batik dari Irian                      - Sayuran Jepang di Indonesia                      - Sayuran Mencegah Kanker


Budidaya Kerang Darah di Indramayu diakui belum banyak dilirik petani tambak. Selama ini warga mencari bibit Kerang Darah disekitar Laut Cantigi dan hasilnya dijual ke tengkulak untuk dipasarkan kembali kepada para petani tambak di daerah Losari, Kabupaten Cirebon.

Kini bibit Kerang Darah itu tidak perlu harus dijual ke luar daerah. Karena warga Indramayu pun sudah mulai menggandrungi menanam bibit Kerang Darah. 

Pemasaran Kerang Darah tidak sulit karena banyak bakul yang memburu dan memasarkannya ke pasar-pasar tradisionil. Baik pasar tradisionil yang ada  di sekitar Indramayu maupun diluar Indramayu. Cantigi (Tabir)  Potensi hasil perairan laut Indramayu sangat luar biasa, salah satunya adalah kerang.

Selain banyak mengandung protein yang tinggi, kerang juga banyak diminati orang karena kelezatan rasanya. Belum lama ini Ketua Srikandi Pemuda Pancasila, Ida Nuryani beserta suami, Syaefudin yang juga anggota DPRD Kab Indramayu melakukan terobosan baru untuk pembesaran kerang darah di wilayah perairan laut Cantigi Kabupaten Indramayu.

Selama ini petani dari wilayah perairan Cantigi hanya menyediakan bibit kerang darah, namun tidak pernah melakukan pembesaran bibit kerang tersebut. Para petani hanya menjual bibit kerang ke luar Kabupaten Indramayu, seperti ke daerah Losari dan Cirebon. Bahkan tak jarang juga para petani tersebut merasa kesulitan dalam penjualan bibit kerang.

Melihat dari kesulitan para petani tersebut, Ida mencoba untuk dapat melakukan pembesaran kerang di wilayah Indramayu sendiri. Selain pangsa pasar yang mudah untuk menampung hasil penjualan, kerang juga sangat mudah untuk dibesarkan dengan minimnya resiko tingkat kematian tanpa harus memberi pakan kerang-kerang tersebut.

“Kenapa para petani harus menjual bibit kerang ke luar Indramayu, kenapa kita tidak membesarkannya sendiri?” Apalagi cara pembesaran kerang sangat mudah dan tidak membutuhkan biaya banyak. Keuntungan juga lebih besar dibandingkan hanya menjual bibitnya saja. Demikian yang disampaikan Ida kepada Tabir.

Sama halnya yang disampaikan Syaefudin, bahwa lahan tambak di wilayah Indramayu sangat memungkinkan untuk melakukan pembesaran kerang darah. Kita mencoba untuk melakukan budidaya kerang karena melihat potensi pasar yang luar biasa.

Syaefudin menambahkan, selain tingkat kematian yang sangat kecil juga pembesaran kerang tidak menuntut teknologi tinggi. Dalam jangka waktu 4-5 bulan kerang dapat dipanen, tanpa harus diberi pakan.

Karena kerang-kerang tersebut hanya memakan plankton-plankton yang ada di dalam tambak tersebut. Break event point juga lebih tinggi dari menanam bandeng atau udang, dan salah satu yang jadi semangatnya adalah pangsa pasar yang cukup terbuka.

Pembesaran kerang dapat dilakukan dengan menyediakan tambak di dekat perairan laut, agar air laut dapat keluar masuk kedalam tambak. Dengan lahan seluas 1 ha, dapat ditanam 2 ton bibit kerang. Dalam jangka 4-5 bulan kerang dapat dipanen dengan jumlah tonase dan keuntungan yang berlipat.

Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat